-->

GUBERNUR RESMI LUNCURKAN LAYANAN SAMSAT ANYWHERE DAN SAMSAT ATM

Jum'at, 09 Desember 2016 06:55 WIB

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno secara resmi meluncurkan dua layanan unggulan baru Samsat guna memudahkan wajib pajak Sumatera Barat untuk menunaikan kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotornya.

Peluncuran Layanan ini dilakukan pada acara bertajuk 'Peluncuran Layanan Unggulan Samsat dan Penyerahan Sertifikat ISO 9001: 2015' yang diselenggarakan di Area Parkir Samsat pada Kamis (8/12) siang.

Acara ini dihadiri oleh segenap jajaran Forkopimda Sumbar, Wakapolda Sumbar, Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatera Barat, Direktur Utama Bank Nagari, Pimpinan Jasa Raharja, Sejumlah Kelapa SKPD di lingkup Pemprov Sumbar, Sejumlah Pejabat Utama Polda Sumbar, dan sejumlah Perwakilan dari Bank BRI, BNI, dan, BCA.

Dalam sambutan yang ia sampaikan sebelum meluncurkan secara resmi dua layanan unggulan Samsat ini, Gubernur mengutarakan apresiasinya atas inovasi baru yang diterapkan oleh Samsat dalam pelayanan publik guna memudahkan Wajib Pajak, dan berharap hal tersebut dapat memberi pengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak khususnya PKB.

"Samsat Sumbar telah selangkah lebih maju dengan penerapan inovasi baru dalam pelayanan publik. Semoga dengan inovasi ini pendapatan PKB kita meningkat sehingga PAD (Pendapatan Asli Daerah) kita juga meningkat," ujar Irwan Payitno membuka sambutannya.

Peningkatan PAD Sumbar, sambung Irwan Prayitno, adalah hal penting yang harus dijaga bahkan ditingkatkan untuk memastikan terlaksananya pembangunan di Sumatera Barat. Ia menguraikan, "Pembangunan Sumatera Barat sangat bergantung pada PAD yang besarannya salah satunya dipengaruhi oleh penerimaan PKB. Kalau pendapatan sedikit, pembangunan juga akan sedikit."

Lebih lanjut, untuk memastikan peningkatan penerimaan PKB, Gubernur mengarahkan kepada seluruh pihak terkait agar memperhatikan kelayakan fasilitas penunjang pelayanan dan tidak berhenti untuk terus berinovasi guna mempermudah Wajib Pajak menyetorkan pajaknya.

"Inovasi jangan berhenti sampai di sini. Layanan seperti ini harus ditingkatkan terus. ATM Samsat itu sudah cepat, namun upayakan lebih cepat lagi. Kalau perlu, upayakan supaya Wajib Pajak sejak bangun tidur sudah bisa bayar pajak, jadi tanpa perlu bergerak, tanpa perlu antri. Pelayanan seperti ini sangat kita butuhkan. Fasilitas Samsat juga perlu diperhatikan, yang belum ada diadakan, yang rusak diperbaiki, dan yang kurang ditambah demi kenyamanan pengurus pajak. Khusus Bank Nagari, untuk layanan ATM Samsat, ATM Bank Nagari baru sekian puluh. Coba kalau ditingkatkan jadi ratusan atau bahkan ribuan."

Menutup sambutannya, Gubernur menggarisbawahi agar seluruh proses pelayanan dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, maksimal, dan terbebas dari pungutan liar.

"Jangan sampai pelayanan publik kita dinodai oleh pungli. Kalau ada kedapatan, sekecil apapun akan kita sikat dan berikan sanksi. Walaupun sepengetahuan kami di sini relatif tidak ada, Samsat memiliki potensi untuk pungli, oleh karena itu kami terus mengingatkan." ungkapnya.

Sebelumnya, dalam Laporannya, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Zaenuddin mengatakan, dua layanan unggulan Samsat yakni Samsat Anywhere dan Samsat ATM digagas untuk memudahkan Wajib Pajak Sumbar untuk menunaikan kewajibannya khususnya dalam membayar PKB.

Zaenuddin menjelaskan, Samsat Anywhere adalah pelayanan pembayaran PKB di Kantor Samsat mana saja tidak terbatas pada daerah asal kendaraan bermotor. Sedangkan Samsat ATM yang dilaksanakan bekerjasama dengan Bank Nagari adalah bentuk pelayanan di mana Wajib Pajak dapat membayar pajaknya melalui ATM Bank Nagari yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Samsat Anywhere, kalau kendaraan di Padang, Wajib Pajak bisa bayar pajak kendaraan bermotornya di kantor Samsat Bersama mana saja selain Padang. Di Pasaman Barat, misalnya. Dengan Samsat ATM, kini bayar PKB bisa melalui ATM tanpa perlu antri lagi di Kantor Samsat," urai Zaenuddin.

Zaenuddin lebih lanjut menjelaskan, untuk menunjang dua layanan unggulan tersebut, telah dilakukan integrasi Sistem Informasi seluruh Samsat yang ada di Sumbar serta penambahan Armada Samsat Keliling Prov. Sumbar menjadi total 10 unit.

Sementara itu, Dirut Bank Nagari Muhammad Irsyad dalam sambutannya menyebutkan, Bank Nagari sebagai mitra Samsat telah menempuh sejumlah kebijakan untuk mendukung suksesnya dua layanan unggulan Samsat ini. Dikatakannya, "Kami telah menempatkan teller di seluruh kantor Samsat di Sumbar dan telah menyediakan Samsat Corner di seluruh Cabang Bank Nagari. Dengan demikian Wajib Pajak bisa bayar PKBnya di Bank Nagari mana saja, bahkan yang di luar Sumatera Barat. Untuk ATM Samsat kami tengah berupaya melebarkan hingga dapat dilakukan di ATM-ATM non-Bank Nagari."

PENYERAHAN SERTIFIKAT ISO 9001: 2015

Dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan penyerahan Sertifikat ISO 9001: 2015 kepada lima kantor bersama Samsat, antara lain Samsat Kota Pariaman, Samsat Lubuk Basung, Samsat Pasbar, Samsat Kab. Solok, dan Samsat Kab. Dharmasraya.

Sertifikat ISO Diserahkan oleh Perwakilan PT Kualita Manajemen Kualifikasi selaku pihak yang melakukan audit manajemen mutu Samsat.

Sebelumnya, Sertifikat ISO 9001: 2015 telah diberikan kepada 6 Kantor Samsat Bersama, antara lain Samsat Kota Padang, Samsat Kota Bukittinggi, Samsat Kota Sawahlunto, Samsat Kota Padang Panjang, Samsat Kab.Tanah Datar, dan Samsat Kota Solok. Dengan demikian, tersisa 8 kantor Samsat di Sumbar yang belum mendapatkan sertifikat ISO 9001: 2015.

ISO 9001: 2015 sendiri merupakan revisi teranyar ISO 9001 yang menetapkan standar sistem manajemen mutu (Quality Management System - QMS) bagi organisasi yang ingin menunjukkan kemampuannya untuk secara konsisten menyediakan produk atau layanan yang memenuhi persyaratan pelanggan, regulasi, dan perudangan yang berlaku melalui penerapan sistem manajemen yang efektif sejalan dengan perkembangan sosial dan teknologi informasi.

Dibanding ISO 9001: 2008, Sejumlah perubahan yang terdapat pada ISO 9001: 2015 antara lain; penambahan Klausul Evaluasi Performa dan Klausul Improvement; diadopsinya prinsip manajemen resiko seperti Risk & Opportunities, Risk Avoidance, Risk Mitigation, dan Risk Acceptance.

Diserahkannya Sertifikat ISO 9001: 2015 kepada 11 Kantor Samsat di Sumbar menunjukkan adanya pembenahan sistem manajemen mutu yang dilakukan oleh Samsat pada seluruh proses bisnisnya sesuai standar yang diakui tidak hanya di lingkungan domestik namun juga internasional.

Rangkaian acara Peluncuran Layanan Unggulan dan Penyerahan Sertifikat ISO 9001: 2015 ini kemudian ditutup dengan Penandatangan Perjanjian Bersama terkait Layanan Samsat ATM antara Kepala DPKD, Ditlantas Polda Sumbar, Pimpinan Jasa Raharja Sumbar, Dirut Bank Nagari dan pemukulan talempong oleh Gubernur Irwan Prayitno sebagai tanda peluncuran layanan unggulan Samsat telah diresmikan.

sumber : sumbarprov.go.id/details/news/9452

Top